TSKA MTs 1 Putri Annuqayah

Rabu, 29 April 2026

Menyulam Ilmu dari Samudera Hati Menuju Angkasa Cita-Cita

LPS_Guluk-guluk, 26 Juni 2025 — Sebuah pagi yang cerah di kawasan Guluk-guluk disambut oleh gegap gempita semangat para siswa dan guru MTs 1 Putri Annuqayah. Hari ini, Kamis (26/6), gedung megah Aula Asy-Syarqawi menjadi saksi pelaksanaan Tasyakuran Siswa Kelas Akhir (TSKA), sebuah momen bersejarah bagi para siswi kelas IX yang telah menuntaskan perjalanan belajar mereka di madrasah yang sarat prestasi ini.

Mengusung tema “Dari Samudera ke Angkasa”, acara ini bukan sekadar seremoni kelulusan biasa. Tema yang dipilih panitia ini sarat makna filosofis, sebagaimana ditegaskan oleh Lidia, ketua panitia TSKA, dalam sambutan hangatnya.

“Samudera adalah kedalaman hati kita; tempat ilmu bersemayam, tempat nilai-nilai hidup kita tumbuh. Sedangkan angkasa adalah cita-cita kita, ruang tanpa batas untuk kita terbang, menjelajahi dunia dengan bekal ilmu. Dengan hati yang berisi ilmu, kita rajut dunia luas ini hingga tak bertepi,” tutur Lidia dengan penuh keyakinan, disambut tepuk tangan meriah hadirin.

Penampilan siswa akhir di acara TSKA

Pembukaan Penuh Khidmat

Tepat pukul 08.00 WIB, acara dimulai dengan khidmat. Suasana aula yang telah dihias indah dengan dominasi warna biru langit dan putih—melambangkan samudera dan angkasa—seketika hening saat Dina Naya Shafa, sang qari’ah kebanggaan MTs 1 Putri Annuqayah, maju ke mimbar.

Dina, yang belum lama ini menoreh prestasi sebagai juara MTQ se-Jawa Timur 2024, melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan suara merdu yang menggetarkan hati. Setiap lantunan ayat seolah menjadi doa dan restu bagi para siswi yang akan segera berlayar dari samudera ilmu menuju angkasa cita-cita mereka.

Setelah pembacaan Kalam Ilahi, acara dilanjutkan dengan menyanyikan Indonesia Raya dan Yalal Wathon, dipimpin dengan penuh semangat oleh Paduan Suara MTs 1 Putri Annuqayah. Suara para siswi bergema memenuhi aula, meneguhkan cinta mereka kepada tanah air dan agama.

Suasana khidmat makin terasa saat Grup Marawis MTs 1 Putri Annuqayah membawakan sholawat Nabi dengan irama yang syahdu. Setiap pukulan rebana dan lantunan sholawat menjadi doa keberkahan untuk para siswa yang telah menyelesaikan pendidikannya.

Sambutan Penuh Makna

Rangkaian sambutan menjadi sesi yang menggugah hati. Sambutan pertama datang dari Lidia, sang ketua panitia, yang menjelaskan makna tema dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan panjang siswa akhir.

Suasana TSKA dilihat dari atas

Kemudian, suasana menjadi semakin hangat dengan sambutan dari Kepala MTs 1 Putri Annuqayah, Nyai Hj. Ulfatul Hasna’, S.Ag. Dalam petuahnya, beliau mengingatkan para siswa akhir untuk tidak berhenti melanjutkan pendidikan.

“Anak-anakku tercinta, setelah MTs ini terbuka luas pintu untuk kalian melanjutkan sekolah. Di lingkungan Annuqayah sendiri ada MA 1 Annuqayah Putri, ada SMA 3 Annuqayah, dan ada SMK Annuqayah. Silakan kalian pilih sesuai minat dan bakat kalian. Jangan lupa, ke mana pun kalian pergi, jangan pernah lupakan madrasah ini dan para guru kalian yang telah mendidik kalian dengan penuh kasih sayang,” ujar beliau dengan suara penuh kelembutan.

Sambutan terakhir disampaikan oleh KH. Abbadi Ishomuddin, seorang ulama kharismatik yang selama ini menjadi teladan para santri Annuqayah. Dalam pesannya, beliau menekankan pentingnya menjaga niat dalam mencari ilmu.

“Carilah ilmu dengan ikhlas karena Allah. Jangan pernah niat mencari ilmu untuk sekadar pangkat atau jabatan. Pangkat dan jabatan itu hanyalah titipan duniawi yang fana. Ilmu yang kalian cari dengan niat karena Allah, itulah yang akan membawa keberkahan. Jangan sombong dengan ilmu. Sebab, semakin berilmu seseorang, harusnya ia semakin rendah hati,” pesan beliau yang disambut anggukan hadirin.

Persembahan dari Hati

Setelah rangkaian sambutan, acara semakin meriah dengan berbagai penampilan dari para siswi kelas akhir. Mereka menampilkan bakat yang telah diasah selama ini di madrasah.

Mulai dari penampilan pidato tiga bahasa (Arab, Inggris, Indonesia) yang memukau, pembacaan puisi bertema perjuangan dan cita-cita, hingga drama singkat yang menggambarkan perjalanan seorang santri menapaki jalan ilmu.

Salah satu yang paling mengesankan adalah penampilan musikalisasi puisi berjudul “Terbang ke Angkasa”. Puisi ini ditulis dan dibawakan oleh para siswi sendiri, menggambarkan semangat mereka dalam meraih mimpi setinggi angkasa, namun tetap berpijak pada nilai-nilai agama dan moral.

Waktu terasa begitu cepat berlalu. Tepat pukul 11.00 WIB, acara TSKA ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Shanjahi, guru senior MTs 1 Putri Annuqayah. Doa-doa dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan, memohon kepada Allah agar perjalanan para siswa kelas akhir selalu diliputi keberkahan dan kesuksesan.

Isak tangis kecil terdengar dari beberapa siswi dan guru, tanda betapa eratnya ikatan kebersamaan yang telah terjalin selama ini. Para siswi saling berpelukan, berucap salam perpisahan, dan memohon maaf serta doa restu dari para guru.

Makna Mendalam Tema “Dari Samudera ke Angkasa”

Tema “Dari Samudera ke Angkasa” bukan hanya slogan. Ia menjadi cerminan perjalanan setiap santri MTs 1 Putri Annuqayah. Samudera adalah lambang dari kedalaman ilmu, dari hati yang senantiasa menimba hikmah, dan dari jiwa yang ditempa dengan nilai-nilai kebaikan.

Angkasa adalah simbol dari cita-cita yang tak berbatas, mimpi-mimpi yang menjulang tinggi, namun tetap berpijak pada bumi keyakinan dan nilai luhur.

Di setiap langkah para siswa, mereka diingatkan untuk selalu memadukan kedalaman ilmu dengan ketinggian cita-cita, mengharmonikan akhlak mulia dengan prestasi, serta merajut masa depan yang gemilang tanpa melupakan akar tempat mereka tumbuh.

Harapan dan Doa untuk Para Wisudawati

Acara tasyakuran ini menutup babak satu perjalanan mereka di dunia pendidikan, tetapi juga membuka lembaran baru menuju masa depan. Pesan dari para guru, sambutan hangat para pembina, serta doa-doa yang mengiringi menjadi bekal moral yang akan mereka bawa sepanjang hayat.

Para guru berharap, para siswa akhir MTs 1 Putri Annuqayah dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya dengan semangat yang tak pernah pudar. Terlebih, harapan besar dititipkan agar mereka tetap menjaga nama baik almamater dan membawa cahaya ilmu di mana pun mereka berada.

Aula Asy-Syarqawi Jadi Saksi Cinta Guru dan Murid

Gedung Aula Asy-Syarqawi hari itu menjadi saksi betapa kuatnya ikatan antara guru dan murid. Ruang yang biasanya digunakan untuk berbagai kegiatan pesantren ini, hari itu dipenuhi hiasan karya tangan para siswa, mulai dari poster, kaligrafi, hingga instalasi miniatur samudera dan angkasa yang dibuat untuk mendukung tema.

Acara ini juga menjadi ruang silaturahmi bagi orang tua, guru, dan siswa. Banyak orang tua yang hadir mengungkapkan rasa bangga atas capaian anak-anak mereka, dan tak sedikit yang tampak meneteskan air mata haru.

Akhiran

TSKA MTs 1 Putri Annuqayah 2025 bukan hanya sekadar acara perpisahan. Ia adalah perayaan cinta, ilmu, dan cita-cita. Dengan tema “Dari Samudera ke Angkasa”, acara ini telah menanamkan dalam sanubari para siswi bahwa ilmu dan cita-cita harus terus dirajut dengan keikhlasan dan ketulusan.

Semoga setiap lulusan MTs 1 Putri Annuqayah menjadi insan-insan mulia yang senantiasa mengharumkan nama baik madrasah, orang tua, dan agama. Dari samudera hati, mereka kini siap terbang menembus angkasa cita-cita. @ (Ed. Amjun)

Berikan komentar anda

Ayo gabung!!!

Penerimaan Peserta Didik Baru

Kontak Kami Whatsapp